Bapelkes Cikarang
  • Languages
<

Artikel

Bapelkes Cikarang, mengenal dekat Aplikasi Pokentik

Selasa, 3 Oktober 2017, berada diruang BLKM 4 Gedung Hasbullah, Bapelkes Cikarang, telah hadir narasumber pengembang aplikasi inovatif dengan pendekatan preventif di pelayanan kesehatan Indonesia. Kegiatan pengelolaan dan peremajaan pusat sumber belajar, yang berbasis website di situs bapelkescikarang.or.id, bulan Oktober temanya tentang aplikasi Pokentik (Kelompok Pemantau Jumantik). Paparan Fison Hepimen, selaku pendiri aplikasi Pokentik, merupakan, sanitarian Balai Pelatihan  Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit Kelas I (BBTKLP) Palembang, bersama tim Informatika dan rekannya Idan Awaludin mengembangkan aplikasi yang berbasis android bisa diunduh di play store. Ide ini berawal dari kegelisahan dan kepedulian terkait tingginya angka kejadian DBD setiap musim penghujan mulai hadir. Pembiayaan pengobatan DBD bisa mencapai sekitar 900 Milyar, angka kejadian (IR) sekitar 60%, yang berdampak secara material dan immaterial bagi penderita dan keluarga penderita. Kedua nakes muda tersebut merasa perlu berkarya lebih setelah merasakan nikmatnya kuliah paska sarjana di Belanda (Fison Hepimen) dan Idan Awaludin (short course di Australia), pentingnya hadir sebuah aplikasi berbasis android dengan titik tumpu preventif - promotif, sementara aplikasi kesehatan berbasis android yang bertumpu kuratif seperti alodokter,hallodocs sudah mulai populer lazim bagi masyarakat awam.

Aplikasi Pokentik yang disosialisasikan di sekitar Palembang(sesuai domisili pengembangnya) telah mencapai cakupan aktif di wilayah kerja BBTKL 1 Palembang, yakni para jumantik Puskesmas Sukaramai, Puskesmas Alang-alang Lebar, dan Puskesmas Talang Betutu. Dengan Aplikasi ini, para Jumantik lebih mudah dalam pencatatan hasi juru mantau jentiknya.

Kemenkes RI sebagai kelanjutan pemerintah dalam pembangunan kesehatan di Indonesia telah memiliki program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3 M Plus. Mengingat pengobatan terhadap penyakit DBD yang disebabkan virus dengue, belum ada, sehingga penting sekali adanya pemberantasan vekor penular melalui (PSN) 3 M Plus.  Jentik nyamuk yang dibasmi dapat menghilangkan satu nyamuk yang berpotensi menjadi vektor dari penyakit DBD. Kegiatan PSN 3 M Plus yaitu menguras, menutup tempat penampungan air dan mendaur ulang/memanfaatkan kembali barang-barang bekas) serta ditambahi dengan menaburkan larvasid pembasmi jentik, memelihara ikan pemakan jentik, mengganti air dalam vot /vas bunga, menggunakan kelambu anti nyamuk,  dan lain-lain. Pentingnya PSN 3M Plus melalui dengan pendekatan partisipasi masyarakat, karena keberadaan vektor DBD yaitu nyamuk mudah sekali dijumpai dekat pemukiman penduduk, didalam maupun diluar rumah, sehingga peran keluarga dapat dilibatkan melalui pemantauan, pemeriksaan dan pemberantasan jentik. Konsep inilah yang disebut dengan “Jumantik Rumah Tangga atau Satu Rumah Satu Jumantik.

Peran aktif serta menggugah kepedulian masyarakat untuk pemberantasan vektor nyamuk, dibidik dalam aplikasi Pokentik. Pokentik aktif digunakan sekitar 1500 pengguna yang telah mengunduhnya di aplikasi play store. Pokentik berbasis android dengan memanfaatkan sosial media untuk memantik masyakakat lebih peduli terhadap PSN 3 M plus.

Hal yang dijumpai dalam aplikasi pokentik yaitu adanya fitur login bagi pengguna dengan menyantum identitas dan alamatnya, memiliki mode Online –offline, fitur share sosial media, adanya pengingat mingguan untuk aktivitas jumantik”reminder”,  mapping wilayah sesuai login dari pengguna berupa tampilan data area ynag bebas dari jentik nyamuk DBD, Continuosly Updates,  aplikasi ini terus menyempurnakan fitur dan kegunaannya sehingga lebih familiar dan bermanfaat sevagai bagian upaya preventif Penyakit DBB serta tak kalah menarik adanya tampilan Poin. Poin inilah menjadi bagian dari pengembangan untuk sistem penghargaan bagi jumantik pribadi yang telah melaksanakan aktivitasnya di Pokentik. Penggunaan aplikasi ini, sangat mudah yakni unduh aplikasi, membuat akun pribadi, lanjut melakukan pemantauan jentik disekitar rumah , dalam rumah, foto lalu unggah foto tersebut. Kita dapat melihat cara penggunaanya melalui  video singkat dari Ibu Menteri Nila Moeloek di Youtube https://www.youtube.com/watch?v=Fj0WN8tdx_E. Hasil wilayah yang bebas dari jentik ,sesuai penggunaan aplikasi pokentik di situs www.pokentik.com. Sederhananya tampilan dari aplikasi ini dikarenakan kendala biaya pengembangan yang masih bersumber mandiri/swadana dari tim pengembang, belum banyak dukungan dana dari Pemerintah (APBD/APBN) serta CSR dari Perusahaaan Swasta. Meskipun begitu tim Pokentik tetap masih gigih berusaha untuk melanjutkan dan menyosialisasikan aplikasi ini. Kedepannya fitur pokentik akan dibawa ke ranah game online, sehingga memacu generasi muda peduli dan paham dari aktivitas pemantau jentik nyamuk secara pribadi dan berperan aktif dalm PSN 3 M plusnya. Fitur berikut yang dikembangkan dalam Pokentik yaitu pesan edukasi terkait BDB, PSN 3 M, gambar jenti yang kan emningkatakan pengetrhuan bagi pengguna sehingga kepeduliannya dapat bermanfaat untuk memantik orang lain mengunduh aplikasi mPokentik. Fiur berikutnya yaitu penggunaan data yang ada oleh penentu kebijakan/pemegang program DBD. Seperti kita ketahui isu Demam Berdarah, merupakan isu yang sarat dengan kepentingan politik terkait dengan pembangunan kesehatan dalam suatu wilayah. Seperti contoh daerah DKI telah memberikan penghargaan bagi jumatik denagn berkoordiansi pemangku wilayah setempat dengan bersumber dan APBD, sehingga bila muncul adanya kasus DBD di wilyah tersebut akan mencoreng prestasi bagi pemangku wilyah tsersebut. Hal ini ditangkap sebagai peluang perbaikan bagi pengembang aplikasi Pokentik untuk akses penggunaan data secara bersyarat terhadp data pokentik bagi pemanagku/penentu kebijakan untuk mendukung pemberantasan vektor penyakat DBD, yaitu nyamuk Aedes aegepty, melalui pemantauan jentik nyamuk dan dimusnahkan melalui PSN 3 M.

Mari kita berame rame unduh aplikasi ini, kita gunakan, dan kita bebaskan rumah dan lingkungan sekitar kita dari jentik nyamuk Aedes Aegipty. Rumah bersih, lingkungan bersih hidup sehat bermanfaat.

 

Sumber Bacaan :

http://www.depkes.go.id/article/view/17080300001/pokentik-ayo-berburu-jentik-menggunakan-aplikasi-digital.html

http://www.depkes.go.id/pdf.php?id=16061600003

https://www.youtube.com/watch?v=Fj0WN8tdx_E

Petunjuk teknis Implementasi PSN 3 M-Plus Dengan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik 2016

 

leave a comment