• banner1
  • banner2
  • banner4
  • banner5
  • banner6

Perawatan dan Pemeliharaan Peralatan Laboratorium

Marsito Bapelkes cikarang

1. Pengertian Perawatan

Perawatan merupakan kegiatan untuk meningkatkan, mempertahankan, dan mengembalikan peralatan dalam kondisi yang baik dan siap pakai. Dalam kaitannya dengan perawatan peralatan laboratorium, perawatan dimaksudkan sebagai usaha preventif atau pencegahan agar peralatan tidak rusak atau tetap terjaga dalam kondisi baik, siap beroperasi, serta upaya untuk menyetel atau memperbaiki kembali peralatan laboratorium yang sudah terlanjur rusak atau kurang layak sehingga siap digunakan.

2.  Perawatan Terencana

Perawatan terencana yaitu perawatan yang diprogramkan, diorganisir, dijadwal, dianggarkan, dan dilaksanakan sesuai dengan rencana, serta dilakukan monitoring dan evaluasi. Perawatan ini bersifat pencegahan,

ü Perawatan korektif

Perawatan korektif merupakan perawatan yang bersifat koreksi, dengan tujuan untuk mengembalikan peralatan laboratorium pada kondisi standar, sehingga dapat berfungsi normal.

ü Perawatan tidak terencana

Perawatan yang bersifat perbaikan terhadap kerusakan yang tidak diperkirakan sebelumnya, karena tidak direncanakan sebelumnya, maka juga disebut perawatan darurat.

 

3. Tujuan Perawatan Laboratorium

Perawatan peralatan laboratorium memiliki beberapa tujuan yang mencakup:

a. Agar peralatan laboratorium selalu prima, siap dipakai secara optimal

b. Memperpanjang umur pemakaian

c. Menjamin kelancaran kegiatan pembelajaran

d. Menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para pemakai

e. Mengetahui kerusakan secara dini atau gejala kerusakan

f. Menghindari terjadinya kerusakan secara mendadak

g. Menghindari terjadinya kerusakan fatal

4. Perawatan Laboratorium

Obyek perawatan laboratorium

Sebagai obyek laboratorium yang perlu dilakukan perawatan diantaranya adalah:

a. Ruang laboratorium, termasuk kebersihan lantai, kelembaban, ventilasi, penerangan.

b. Perabot atau meubeler laboratorium, seperti almari, meja percobaan, meja kerja,rak, kursi.

c. Peralatan administrasi dan dokumentasi laboratorium, seperti komputer, dan filenya, buku-buku manual.

d. Sumber jaringan listrik, stop kontak, sekring, lampu.

e. Training obyek dan perlatan dan mesin-mesin pelatihan.

f. Aparatur dan perlengkapan percobaan.

g. Instrumen dan alat-alat ukur

h. Spesimen dan bahan-bahan untuk praktikum

5.Pemeliharaan peralatan laboratorium

a)      Sebelum meninggalkan laboratorium biasakan dalam keadaan bersih terlebih dahulu. Jangan sekali-kali meninggalkan laboratorium dalam keadaan kotor karena dapat menimbulkan bibit-bibit penyakit.

b)      Kembalikan alat-alat laboratorium pada tempatnya, seperti bahan-bahan kimia kembalikan pada lemari yang telah tersedia.

c)       Bersihkan meja dan lantai laboratorium menggunakan antiseptik agar meja tersebut tetap steril dan bebas dari kuman penyakit.

d)      Cucilah dengan bersih semua alat-alat yang telah dipakai seperti tabung reaksi, pipet, kaca preparat, dll agar tetap steril dan siap untuk digunakan kembali.

e)      Cepat laporkan pada guru atau pengawas laboratorium jika ada alat yang memerlukan perbaikan.

f)       Jangan sekali-kali menggunakan alat laboratorium jika alat tersebut dalam kondisi buruk.

g)      Gunakan alat-alat laboratorium tersebut sesuai dengan keperluan agar menjaga kestabilan alat tersebut.

h)      Matikan semua alat laboratorium yang terhubung dengan arus listrik jika alat tersebut tidak di gunakan kembali.

 

6. Sumber Daya Sistem Perawatan Laboratorium

  1. a. Tenaga Laboratorium

Tenaga laboran/teknisi mempunyai tanggung jawab dalam merawat laboratorium yang dikelolanya. Salah satu tugas seorang laboran/teknisi adalah melaksanakan perawatan laboratorium yang meliputi pekerjaan menjaga, menyimpan, membersihkan, memelihara, memeriksa, menyetel kembali, bahkan bila perlu dan dibutuhkan dapat melakukan penggantian dan perbaikan komponen peralatan laboratorium yang rusak.

  1. b. Biaya perawatan

Perawatan membutuhkan biaya, bahkan kadang-kadang biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan perawatan sangat mahal. Biaya perawatan dibutuhkan untuk berbagai hal, antara lain:

1) Biaya pembelian bahan-bahan untuk perawatan, seperti sabun, carbol, kain lap, perekat, cat, bahan pengawet, pencegah jamur, dan sebagainya.

2) Biaya pembelian suku cadang, seperti: kran air, kabel, mur baut, lensa optik, mouse komputer, dan sebagainya.

3) Biaya pembelian peralatan perawatan, seperti: sapu, sikat, sulak, kuas, solder, tang, obeng, gunting, dan sebagainya.

  1. c. Bahan perawatan

Yang dimaksud dengan bahan perawatan adalah seluruh jenis bahan yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan perawatan peralatan laboratorium. Bahkan untuk pekerjaan perawatan ini harus tersedia dengan jumlah yang memadai, karena bahan ini merupakan salah satu sumber daya yang sangat urgen untuk merawat semua peralatan laboratorium. Bahan yang dibutuhkan untuk pekerjaan perawatan peralatan laboratorium, antara lain:

1) Bahan untuk pekerjaan kebersihan, seperti:sabun, carbol, kain lap, thinner, bahan pembersih alat-alat laboratorium, tempat sampah, kantong plastik, dan bahan pembersih lainnya.

2) Bahan untuk pemelihara, seperti: bahan pengawet, minyak pelumas, bahan pelapis, bahan pelindung, pembungkus, pupuk tanaman dan makanan hewan pada laboratorium Biologi, pembasmi serangga, dan sebagainya.

3) Suku cadang, seperti: seperti: kran air, kabel, mur baut, lensa optik, mouse komputer, dan sebagainya.

  1. d. Peralatan perawatan

Tersedianya alat-alat perawatan merupakan sumber daya yang sangat dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan perawatan laboratorium. Apabila laboratorium memiliki peralatan perawatan lengkap akan sangat mendukung terlaksananya program perawatan peralatan laboratorium. Peralatan untuk pekerjaan perawatan, tergantung dari jenis sarana atau fasilitas yang dirawat serta jenis kegiatan perawatannya.

Peralatan perawatan laboratorium antara lain meliputi: peralatan untuk:

1). Peralatan penyimpanan, misalnya almari, rak

2). Peralatan pemeliharaan, misalnya alat pelumas, alat pelapis

3). Peralatan pemeriksaan, misalnya instrumen pengukuran

4). Peralatan penyetelan kembali

5). Peralatan perbaikan Peralatan perawatan yang sifatnya umum, sederhana, dan secara rutin sering dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan perawatan peralatan sebaiknya dimiliki oleh setiap laboratorium.

  1. e. Cara perawatan

Cara atau metode untuk melakukan pekerjaan perawatan peralatan laboratorium yang dapat dilakukan antara lain dengan cara:

1) Melakukan pencegahan, misalnya dengan memberi peringatan melalui gambar atau tulisan, peraturan, tata tertib bagi pengguna laboratorium/bengkel, memberi bahan pengawet.

2) Menyimpan, misalnya menyimpan peralatan laboratorium agar terhindar dari kerusakan.

3) Membersihkan, agar peralatan laboratorium selalu bersih dari kotoran yang dapat merusak, misalnya debu dan uap air yang dapat menyebabkan terjadinya korosi.

4) Memelihara, misalnya dengan meminyaki peralatan mekanis, memberi makan hewan percobaan.

5) Memeriksa atau mengecek kondisi peralatan laboratorium untuk mengetahui adanya gejala kerusakan.

6) Menyetel kembali atau tune-up, kalibrasi alat agar fasilitas atau peralatan dalam kondisi normal atau standar.

7) Memperbaiki kerusakan ringan yang terjadi pada peralatan peralatan laboratorium pada batas tingakat kerusakan tertentu yang masih mungkin dapat diperbaiki sendiri, sehingga siap dipakai untuk praktikum mahasiswa.

8) Mengganti komponen-komponen peralatan peralatan laboratorium yang sudah rusak.

  1. f. Mengelola pekerjaan perawatan laboratorium

Dengan mengacu pada pengertian pengelolaan dan gambaran tentang sumber daya yang dibutuhkan dalam sistem perawatan laboratorium, maka untuk mengelola pekerjaan perawatan laboratorium mencakup kegiatan:

a Merencanakan program perawatan dengan menetapkan obyek apa yang dirawat, jenis pekerjaan perawatan yang dikerjakan, kapan jadwal pelaksanannya, siapa pelaksana, apa bahan dan alat yang digunakan untuk merawat, dan jika perlu berapa biaya yang dibutuhkan.

b Mengorganisir sistem perawatan, menentukan deskripsi pekerjaan perawatan dan mekanisme kerjanya.

c Melaksanakan ( actuating ) program perawatan

d Mengevaluasi dan melaporkan kinerja perawatan

 

http://ekapakketu.blogspot.com/2011/07/perawatan-dan-pemeliharaan-peralatan.html

asrama wijaya kusuma3_399_266_95
asrama wijaya kusuma4_399_266_95
dinningroom_399_278_95
dormitory_399_278_95
asrama wijaya kusuma1_399_266_95
auditorium_399_278_95
classrooms_399_278_95
frontofficer_399_278_95
lab_399_278_95
fishingpond_399_278_95
garden_399_278_95
jogging track_399_278_95
karaoke_399_278_95
outdoor_399_278_95
wifi_399_278_95
wtp_399_278_95